Baca Juga: Mau Jago Berbahasa Inggris? Coba Main Game Besutan Mahasiswa Ini
Menjadi satu-satunya pengembang TOP-AR di Indonesia yang terdaftar di laman University of California Davis, Agung mengaku prototype ini sudah pernah dipamerkan di beberapa acara yang dihelat Departemen Teknik Geomatika, sejumlah seminar internasional geospasial, hingga bahkan telah dipesan oleh museum PT Timah Indonesia di Pangkal Pinang.
Di akhir kata, Agung menegaskan masih akan terus mengembangkan sistem tersebut bersama tim. “Ini masih versi 1.0, ke depannya akan diperbaiki dengan beberapa hal agar tingkat akurasi serta visualisasinya lebih baik,” kata lulusan Universite de La Rochelle Prancis ini.
(Rani Hardjanti)