JAKARTA – Pendidikan di Singapura tidak membandingkan lagi kinerja siswanya di sekolah. Sistem pendidikan ini pun mampu merubah sikap bahwa siswa harus belajar dan bukan berkompetisi.
Sebelumnya sistem pendidikan Singapura dikenal dengan sistem yang menekankan akademik siswanya untuk mendapatkan nilai yang sempurna.
Namun pada 2019, ulangan atau ujian untuk siswa yang berusia 6-8 tahun akan dihapus. Tetapi para guru akan tetap memberikan penilaian untuk memberikan pemahaman dan feedback selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Sistem pendidikan Singapura kini tidak lagi menunjukkan posisi siswa di kelas atau rangking pada buku laporan (rapor) untuk membiarkan siswa fokus pada pengembangan dirinya dan mencegah untuk tidak ada perbandingan dengan siswa lainnya.
Baca Juga: Gempa Tsunami Palu-Donggala, Kemendikbud Siapkan Kebijakan Khusus