Siapa Sangka, Limbah Rumen Sapi Bisa Digunakan untuk Pulihkan Tanah Beracun

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis
Senin 08 Oktober 2018 17:00 WIB
Ilustrasi Lahan : (Foto: ant)
Share :

SURABAYA – Ketika banyak sapi yang disembelih di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) atau ditempat lainnya, tentu ada bagian lambung sapi yang akan menghasilkan rumen yang menumpuk dan kurang dimanfaatkan. Di dalam lambung itu tentu masih terdapat sisa-sisa makanan yang tersimpan di dalamnya. Sisa makanan itulah yang biasa disebut dengan rumen.

Kota Surabaya sendiri memiliki banyak sekali rumah potong sapi. Namun, selama ini rumen yang didapat dari hasil pemotongan sapi langsung saja dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Baca Juga:  Mahasiswa ITS Bedah Mobil Listrik Ezzy, Hasilnya Cukup Mengagetkan

Beranajak dari kondisi itu, salah satu profesor di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Prof Dr Yulinah Trihadiningrum MApp Sc bersama beberapa mahasiswanya berhasil memanfaatkan limbah rumen menjadi obat untuk tanah bekas pertambangan supaya tidak mengandung limbah kategori bahan berbahaya dan beracun (B3) lagi.

Guru besar dari Departemen Teknik Lingkungan ITS tersebut menjelaskan, ternyata rumen yang telah dikomposting memiliki kandungan Fosfor (P) dan Nitrogen (N2) yang cukup tinggi.

"Rumen yang sudah dikomposting memiliki kandungan-kandungan yang cukup tinggi sehingga bila digabung dengan sampah kebun, akan sangat efektif untuk memberi makan bakteri guna menguraikan tanah pada daerah bekas pertambangan yang beracun,” Ujar Yulinah dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Senin (8/10/2018).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya