Dapat Dana Hibah, Universitas Jember Buat Pusat Unggulan Bioteknologi Pertanian dan Kesehatan

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis
Kamis 27 September 2018 19:11 WIB
Foto: Universitas Jember
Share :

JEMBER – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) melalui Pinjaman Hibah Luar Negeri Islamic Development Bank (PHLN IDB) Ditjen Sumber Daya Iptek Dikti (SDID) menyelenggarakan proyek pengembangan empat universitas atau project 4 in 1 untuk meningkatkan kualitas riset di level pendidikan tinggi di Indonesia, salah satu universitas yang beruntung adalah Universitas Negeri Jember (Unej).

Universitas Negeri Jember di dorong Kemristekdikti menjadi Pusat Unggulan (Center of Excellence) pada bidang Bioteknologi Pertanian dan Kesehatan. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir pada acara ‘Groundbreaking’ Gedung Proyek 4 in 1 di Universitas Jember (27/9/2018).

Moh Nasir mengatakan project 4 in 1 ini didanai oleh Islamic Development Bank (IsDB) yang sangat relevan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi yang muaranya adalah meningkatnya daya saing bangsa.

“Saya berharap dengan ditambahnya fasilitas gedung baru ini dapat meningkatkan kualitas lulusan, penelitian dosen dan membantu kampus berkonsentrasi pada fokus keilmuan masing-masing,” ujarnya yang dikutip Okezone dari keterangan resmi Kemrisetdikti, Kamis (27/9/2018).

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Produksi Tempe, Mahasiswa Unej Berhasil Temukan Metode Medan Magnet

Menristekdikti mengungkapkan bahwa inovasi, kolaborasi dan sinergi dalam pendidikan tinggi merupakan kunci untuk menghadapi tantangan peningkatan kualitas pendidikan tinggi.

"Melalui proyek 4in1 IsDB ini, Universitas Jember fokus pada bidang Bioteknologi Pertanian dan Kesehatan, program ini dilaksanakan bersama 4 universitas lainnya, yang juga fokus pada bidang keilmuan masing-masing. Tentu kita berharap agar lulusannya nanti dapat berkontribusi dalam menaikan peringkat Global Competitiveness Index Indonesia," ucapnya.

Mantan rektor terpilih Univeristas Diponegoro (Undip) menambahkan Proyek Pengembangan Empat Universitas (Project 4in1) merupakan program pembangunan Center of Excellence bagi empat perguruan tinggi di Indonesia yang didanai oleh Islamic Development Bank (IsDB).

Universitas Jember menjadi salah satu perguruan tinggi yang terpilih di antara tiga perguruan tinggi lainnya, yaitu Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Mulawarman, dan Universitas Negeri Malang. Total dana yang dikucurkan IsDB untuk Proyek 4 in 1 di empat perguruan tinggi lebih kurang sebesar Rp. 2,2 Triliun.

Baca Juga: Sulap Kotoran Ternak, Mahasiswa Unej Buat Media Pembibitan Cabai

Rektor Universitas Jember Mohammad Hasan berharap melalui Proyek 4in1 akan ada perubahan signifikan dari Universitas Jember, baik dari segi internal maupun eksternalnya.

“Seperti semakin banyak dosen yang aktif mengambil kesempatan untuk studi di luar negeri, giat menulis jurnal ilmiah bereputasi internasional, aktif berkegiatan dan melaksanakan tanggung jawab terhadap Tri Dharma perguruan tinggi,” ujarnya.

Universitas Jember memperoleh bantuan pendanaan dari IsDB senilai Rp. 307 Miliar untuk pembangunan hard project ( pembangunan gedung dan fasilitas) dan lebih kurang Rp. 200 Miliar untuk soft project (pengiriman dosen kuliah baik degree maupun non degree, pelatihan dan lainnya).

“Progress pembangunan hard project di Universitas Jember merupakan salah satu yang tercepat. Kami berharap target penyelesaian pembangunan gedung baru yang didanai project 4 in 1 IsDB dapat lebih cepat dari target jika dikerjakan secara paralel. Kami berharap project ini memberikan manfaat untuk pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di Universitas Jember dan memberikan kemaslahatan kepada masyarakat,” ungkap Moh. Hasan.

Usai acara Groundbreaking Gedung Proyek 4 in 1 IsDB, Menteri Nasir melakukan Peluncuran Sekolah Desa 4.0 dan Desa Binaan yang merupakan program pengabdian masyarakat Universitas Jember. Turut hadir pada acara ini Direktur Sarana dan Prasarana Sofwan Effendi, Direktur Pengembangan Kelembagaan Pendidikan Tinggi Ridwan, perwakilan IsDB, dan tamu undangan lainnya.

(Feb)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya