Gandeng KPU, Undip Buka Konsentrasi S2 Tata Kelola Pemilu

Taufik Budi, Jurnalis
Jum'at 14 September 2018 17:49 WIB
Kampus Undip (Foto: Gopixpic)
Share :

SEMARANG - Universitas Diponegoro (Undip) membuka konsentarasi S2 Tata Kelola Pemilu melalui Program Studi Magister Ilmu Politik (MIP) pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip). Untuk mencetak penyelenggara Pemilu itu Undip menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Rektor Universitas Diponegoro, Prof Yos Johan Utama, menegaskan, Undip memiliki kepedulian dan komitmen untuk meningkatkan kualitas demokrasi dan penyelengaraan ketatanegaraan di Indonesia. Melalui kerjasama dengan KPU RI, maka akan tercipta tenaga-tenaga penyelenggara pemilu yang profesional, berintegritas, dan bermartabat.

“Undip sebagai kampus rakyat siap menyumbang ilmu dan kepakarannya untukmeningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia. Penandatangan MoU ini tidak saja didorong untuk bidang pendidikan dan pengajaran, tetapi juga bidang-bidang lain yang penting untuk masa depan bangsa,” terangnya, Jumat (14/9/2018).

Lebih lanjut dia mengatakan, pendidikan formal untui mencetak penyelenggara Pemilu sangat diperlukan. Bahkan bila perlu konsentrasi pendidikan tentang Pemilu tidak hanya pada jenjang S2 tetapi bisa pula diterapkan pada S1.

“Ini sangat cocok. Bahwa pengkajian-pengkajian ilmiah tentang Pemilu itu di konsentrasi. Bahkan saya malah menantang jangan konsentrasi tapi Prodi (program studi) walau mungkin prodinya S2 atau S1 misalnya,” tukas pria yang akrab disapa Prof Yos tersebut.

Program S2 Konsentrasi Tata Kelola Pemilu di Undip memiliki kekhususan yang ditujukan untuk meningkatkan kemahiran, keahlian dan profesionalisme penyelenggara Pemilu khususnya yang berhubungan dengan tata kelola pemilu, tata kelola pengawasan dan tata kelola penyelesaian sengketa pemilu. Calon mahasiswa yang berminat studi ke S2 Tata Kelola Pemilu Undip bisa mengakses website KPU RI atau Undip Semarang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya