JAKARTA - Produk olahan daging masih menjadi salah satu yang digemari masyarakat, salah satunya kornet. Dalam proses pembuatanya, kornet harus melalui proses curing agar secara aroma, tekstur, kelezatan, warna produk bisa stabil dan memperpanjang masa simpan produk daging.
Salah satu bahan tambahan pangan yang biasanya digunakan dalam pembuatan kornet yaitu nitrit. Nitrit adalah salah satu bahan tambahan pangan yang umumnya digunakan dalam industri pangan seperti industri pengolahan daging.
Namun, penggunaan nitrit dalam kornet juga harus diperhatikan. Sebab dapat berdampak negatif bagi kesehatan apabila dikonsumsi dalam jumlah yang berlebih.
Atas dasar hal itu, tim peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) yaitu Dr. Tuti Suryati dan M. Sriduresta Soenarno, SPt. MSc bersama mahasiswa Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan IPB, Apriliana Widiastuti, melakukan sebuah penelitian dengan memanfaatkan pure bit sebagai bahan tambahan pangan dalam pembuatan kornet sapi.
Pure bit (bit merah) dipilih karena memiliki komponen utama yaitu pigmen betasianin yang memberikan warna merah keunguan. Betasianin yang terkandung pada bit ini memiliki efek antiradikal dan aktivitas antioksidan yang tinggi. Kandungan senyawa antioksidan bit merah dalam bentuk vitamin C.