Hebat! Mahasiswa Magelang Ciptakan Mesin Pengering Padi Elektrik

, Jurnalis
Minggu 01 Oktober 2017 13:15 WIB
Foto: Dok Untidar
Share :

MAGELANG - Sekelompok mahasiswa Universitas Tidar (Untidar) Magelang, Jawa Tengah berhasil menciptakan mesin pengering padi berbasis elektrik otomasi dengan metode momen putar.

"Pengeringan padi atau gabah dengan alat ini mampu meningkatkan penghasilan para petani," kata salah satu anggota kelompok mahasiswa tersebut Suranto Heri Prasetyo, di Magelang, baru-baru ini.

Kelompok mahasiswa Fakultas Teknik Untidar yang menemukan alat pengering padi tersebut selain Suranto Heri Prasetyo adalah Agus Musafa, Rizal Martovani Vauzi, dan Miftahul Rhama Yudha.

Heri mengatakan, pascapanen sebagian besar para petani langsung menjual padi dalam keadaan basah. Kondisi ini menyebabkan penghasilan yang diperoleh tidak maksimal.

"Cuaca yang kurang menentu dan tenaga yang terbatas memaksa para petani melepas hasil panen padi dalam keadaan basah dengan kisaran harga Rp4.000 per kilogram," katanya, baru-baru ini.

Ia mengatakan kondisi tersebut menginspirasi pihaknya bersama teman-temannya menciptakan mesin pengering padi tersebut. Mesin pengering padi tersebut berdimensi panjang 160 sentimeter, lebar 80 sentimeter dan tinggi 130 sentimeter dengan memanfaatkan energi listrik dan kompor sebagai sumber pemanasan.

Heri menuturkan mesin tersebut juga dilengkapi beberapa komponen yang dapat memberikan berbagai kemudahan pekerjaan, antara lain pengendalian suhu pengeringan secara otomatis melalui perangkat thermocontrol, pemerataan pengeringan secara kontinu dan otomatis melalui blower dan sistem mekanik serta drum silinder padi sebagai tempat pengeringan padi dengan kapasitas 100 kilogram.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya