Sementara itu, Koordinator Program Sekolah Desa, Warcito menjelaskan, Sekolah Desa diinisiasi oleh Universitas Brawijaya dan IPB baru dilatih untuk mensosialisasikan program tersebut.
"Sosialisasi akan dilakukan di empat desa yang ada di Kecamatan Ciampea, dan 10 desa yang ada di Kecamatan Dramaga," katanya.
Langkah yang akan dilakukan dalam program Sekolah Desa ini diawali dengan mengumpulkan seluruh camat dan kepada desa untuk diberikan pelatihan bagaimana mengelola keuangan desa mulai dari perencanaan, pendapatan yang sesuai dengan undang-undang yang berlaku. "Universitas Brawijaya sudah membuat aplikasi keuangan desa, jadi bisa diaplikasikan ke website desa untuk digunakan," katanya.
Selanjutnya kata Warcito, Sekolah Desa juga akan mendampingi kepala desa dalam mengelola BUMDes, dan membantu desa yang belum memiliki BUMDes untuk segera dibentuk dan melatih cara pengembangannya.
"Dalam pendampingan Sekolah Desa ini kami akan melibatkan mahasiswa untuk membantu setiap desa," kata Warcito.
(Susi Fatimah)