Anak-Anak Diajarkan Pentingnya Perlindungan Diri di Usia Dini

, Jurnalis
Selasa 07 Februari 2017 13:21 WIB
Foto: Istimewa
Share :

JAKARTA - Kasus kekerasan seksual yang melibatkan anak-anak baik sebagai korban maupun pelaku hingga 2016 meningkat 100 persen.

Komisi Perlindungan Anak menyebut, peningkatan itu dikarenakan cara asuh yang salah baik oleh orang tua maupun lingkungan.

Berangkat dari kondisi ini, Universitas Mercu Buana menyelenggarakan program pengabdian masyarakat dengan tema “Perlindungan Diri Sejak Dini”.

Program pengabdian pada masyarakat sebagai bentuk Tri Darma Perguruan Tinggi ini dilakukan oleh dosen dari Fakultas Ilmu Komunikasi Sri Wahyuning Astuti, dan dosen dari Fakultas Ilmu Psikologi Melani apriyanti, dengan dibantu mahasiswa di TK Assalafy di Gang Liam, Jakarta Barat.

Program perlindungan diri terhadap anak-anak ini dikenalkan melalui permainan ular tangga "Aku Anak Berani". Yang menarik dari permainan ini, anak-anak langsung menjadi biduk permainan.

Mereka akan melewati kotak dalam ular tangga yang terdiri dari 100 buah. Kotak-kotak ini berisi pesan, perintah maupun larangan, atas hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan bila berhadapan dengan orang asing. Anak-anak juga diajarkan bagian tubuh mana yang tidak boleh disentuh oleh orang asing. Keberanian anak juga dilatih, agar mereka bisa berteriak bila bertemu dengan orang asing yang berniat jahat.

Kepala Sekolah TK Assalafi Gang Liam, Banatun Nafiah, menyambut baik program ini karena menambah pengetahuan baru tidak hanya untuk anak-anak namun juga untuk guru pengajar.

"Bentuk edukasi pendidikan seksual dengan bermain ini dianggap paling tepat, karena pesan yang disampaikan mengena karena tidak terlalu vulgar," ujar Banatun dalam siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (7/2/2017).

Ke depannya, dia berharap akan ada kerjasama lanjutan sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap dunia pendidikan.

(Susi Fatimah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya