Imbuhnya, guru perbatasan merupakan mitra Satgas Pamtas yang dalam kesehariannya juga dipersiapkan untuk membantu sekolah perbatasan yang kekurangan tenaga guru.
"Mereka prajurit Pamtas sudah mengikuti pelatihan khusus sebagai tenaga pengajar saat pratugas, jadi inilah saatnya untuk mengaplikasikan di lapangan, kami siap membantu sekolah jika diperlukan" jelasnya.
Selain 25 guru, 3 Kepala Sekolah dan 22 siswa siswi SD, SMP dan SMU turut hadir.
Guru wilayah perbatasan merupakan ujung tombak tenaga pendidik di perbatasan. Peran mereka sangat besar bagi pendidikan bangsa, namun tak jarang, kesejahteraan mereka masih terpinggirkan.
(Susi Fatimah)