Ki Hadjar Dewantara, Trah Bangsawan Berjiwa Pemberontak (1)

Prabowo, Jurnalis
Senin 02 Mei 2016 08:18 WIB
Raden Mas Suwardi Surryaningrat alias Ki Hadjar Dewantara bersama istrinya Raden Ajeng Sutartinah. (Foto: Prabowo/Okezone)
Share :

Pengasingan di Pulau Bangka tak membunuh jiwanya sebagai pemberontok anti kolonial. Bahkan, diasingkan ke Negeri Belanda untuk sekolah, menjadi senjata ampuh untuk menyerang melalui pendidikan.

Istrinya, Raden Ajeng Sutartinah selalu mendampingi Ki Hadjar dalam kehidupannya. Putri yang juga merupakan kaum bangsawan trah Pakualam itu setia membantu suaminya dalam perjuangan, melalui pendidikan.

"Setelah pulang dari pengasingan, Beliau mengajar, jadi guru untuk kaum pribumi. Lambat laun, jumlah muridnya semakin banyak. Karena tempat tinggalnya (sekarang Jalan Gajah Mada - red) tidak memadai, kemudian mencari tempat lain, dapat di Tamansiswa ini," jelasnya.

Kala itu, belum ada peresmian tempat belajar bagi kaum pribumi di Tamansiswa tersebut. Beberapa tahun kemudian, baru sekolah Tamansiswa diresmikan.

"Cikal bakal Tamansiswa itu, ya di tempat ini," jelas Sri.

Di usia yang ke-40, Raden Mas Soewardi Soerjaningrat menganti nama menjadi Ki Hadjar Dewantara. Perubahan nama itu bertujuan agar tidak ada jarak antaran kaum bangsawan dan pribumi. Ki Hadjar ingin kesamaan hak mendapatkan pendidikan, bagi kaum pribumi kala itu. (bersambung)

Ikuti try out online SBMPTN 2016 Okezone di laman: tryout.okezone.com pada 25 April-10 Mei. Ada hadiah menarik bagi peserta dengan nilai tertinggi, lho!

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya