Sementara itu, Kepala SMA PGRI 2 Bangkalan, Syamsul Arifin, mengelak adanya potongan bantuan BSM. Dia berdalih biaya itu untuk subsidi silang, karena yang mendapat bantuan BSM hanya 43 siswa dari total 73 siswa SMA PGRI 2 Bangkalan.
"Tidak ada pemotongan bantuan BSM, yang ada untuk subsidi silang atau pemerataan bantuan bagi siswa yang tidak mendapat BSM dari pusat. Subsidi silang ini sudah mendapat persetujuan dari Sekretaris Dinas Pendidikan," terang Syamsul Arifin.
Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Bangkalan, Bambang Budi Mustika, membantah telah menyetujui subsidi silang bagi yang tidak menerima dana BSM. Sebab itu hak setiap siswa penerima BSM.
"Kami hanya memberikan masukan, kalau mau disubsidi silang, harus persetujuan pihak komite sekolah serta orangtua siswa," ucap Bambang.
(Rifa Nadia Nurfuadah)