Menurut Dimyati, peran pemerintah dalam mendorong penelitian di Indonesia sangatlah penting. Karena di beberapa negara maju, dukungan pemerintah terhadap dunia riset sangatlah besar.
"Seperti di Korea, lima persen dari Posisi Devisa Netto (PDN) mereka digunakan untuk riset. Dukungan pemerintah di negara-negara lain juga sangat kuat," tambahnya.
Di sisi lain, dukungan sektor industri juga dibutuhkan. Saat ini, 59 persen sektor industri hampir tidak pernah melakukan kerjasama dengan peneliti maupun pihak perguruan tinggi. Akibatnya, banyak industri yang tidak menggunakan hasil penelitian kampus.
"Ini memprihatikan. Padahal 60 persen pelaku industri mengatakan bila peran teknologi hasil riset itu sangat penting dalam meningkatkan daya saing," ujarnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)