SOLO - Perkembangan teknologi mendorong berkembangnya bidang industri kreatif. Kemajuan di industri kreatif pun menjadi peluang untuk menciptakan lapangan kerja secara mandiri.
"Dengan kreativitas yang tinggi, keahlian dan kemampuan yang dimiliki, maka lulusan ISI juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat," kata Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta Prof. Dr. Sri Rochana W. S.Kar., M.Hum, saat acara Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor ISI Surakarta di kampus Kentingan, Solo, Senin (15/2/2016).
Kepada para wisudawan, Sri Rochana mengingatkan, keberanian untuk terbuka dan mencoba hal baru guna melakukan perubahan adalah sebuah langkah positif untuk meraih cita-cita. Selain itu, para lulusan juga harus memiliki kompetensi unggul, daya saing, kreativitas dan integritas profesional di bidangnya dalam menghadapi persaingan di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan ASEAN Free Trade Area (AFTA).
"Hadapilah segala tantangan yang menghadang, jangan pernah menghindari tantangan itu, tetapi berusahalah menaklukkan tantangan itu dan menjadikan sebagai peluang yang menjanjikan bagi masa depan," tegasnya.
Pada wisuda kali ini, ISI mengukuhkan 101 sarjana. Mereka terdiri atas 10 lulusan jurusan Karawitan, tujuh lulusan jurusan Pedalangan, 12 lulusan jurusan Tari, 13 lulusan jurusan Etnomusikologi, dua lulusan jurusan Pedalangan Seni Teater, enam lulusan jurusan Kriya, tujuh lulusan jurusan Seni Rupa Murni, enam lulusan jurusan Desain dan 16 lulusan Seni Media Rekam.
Sedangkan pada jenjang Magister, 22 lulusan berasal dari jurusan program Penciptaan dan Pengkajian Seni. Wisuda kali ini juga mengukuhkan empat lulusan Program Doktor. ISI Surakarta sampai sekarang telah meluluskan 4.077 orang.
(Rifa Nadia Nurfuadah)