Alfons menjelaskan, pendakian menuju puncak Aconcagua awalnya direncanakan pada 27 Januari 2016. Namun jadwal tersebut sempat tertunda akibat badai salju di puncak gunung.
Aconcagua menjadi puncak keempat yang dicapai Tim WISSEMU. Terletak di jajaran Pegunungan Andes, Provinsi Mendoza, Argentina, Amerika Selatan, Aconcagua terkenal memiliki cuaca dingin yang ekstrem ditambah badai angin yang sangat berbahaya dan dikenal dengan sebutan "el viento blanco".
Sebelumnya Tim WISSEMU telah mencapai puncak Gunung Kilimanjaro pada 24 Mei 2015, puncak Gunung Elbrus pada 15 Mei 2015 dan puncak Gunung Carstensz Pyramid pada 13 Agustus 2014 dalam rangkaian ekspedisi menggapai tujuh puncak tertinggi di tujuh benua. Tiga puncak lainnya yang akan didaki mahasiswi Unpar Bandung itu adalah puncak Vinson Massive di Antartika, Denali Kinsley di Alaska serta puncak tertinggi dunia Everest di Nepal.
(Rifa Nadia Nurfuadah)