JAKARTA - Kejahatan memang bisa terjadi pada siapa saja dan dan di mana saja. Oleh sebab itu, diharapkan bisa mawas diri di manapun kita berada, meski di lingkungan kampus sekalipun.
Vice Rector Student Affairs and Community Development, Bina Nusantara University, Andreas Chang menuturkan, ada beberapa langkah yang diterapkan kampus untuk menjaga keamanan mahasiswanya.
"Jadi sedari masa orientrasi kami sudah sampaikan bila para mahasiswa berada di lingkungan yang cukup terbuka. Karena itu, mereka harus bisa menjaga diri baik secara pribadi maupun bersama," ungkapnya kepada Okezone, belum lama ini.
Andreas menyebut, ada berbagai cara sederhana yang bisa dilakukan mahasiswa agar tetap aman. Di antaranya, kata Andreas, dengan memberi tahu orang di rumah saat hendak pergi keluar. Hal itu akan membuat orang di sekitar kita tahu ke mana kita akan pergi.
"Kalau misalnya mereka nge-kos, ya kabari ke teman kos mereka saat hendak meninggalkan kos. Atau kalau mau naik taksi, dicatat plat nomor taksinya," ujarnya.
Dalam menjaga keamanan kampus, Binus juga bekerja sama dengan polisi di wilayah sekitar. Sehingga bila terjadi sesuatu, pihak kampus bisa segera menghubungi pihak berwajib.
Menurut Andreas, wilayah di sekitar kampus Binus sendiri cenderung aman. Bahkan saat malam saja, masih ada mahasiswa yang keluar untuk beberapa urusan.
"Tapi meski aman, kami tidak ingin lengah. Namanya Jakarta kan terbuka bagi siapa saja. Tapi tetap menjaga diri," tambahnya. (afr)
(Rifa Nadia Nurfuadah)