JAKARTA - Yafiq Mursyid, adalah salah satu mahasiswa asal Indonesia yang beruntung mendapatkan beasiswa melanjutkan studi master di Turki. Setelah lulus dari Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta pada akhir 2013, dia kemudian mendaftar beasiswa Pemerintah Turki, hingga akhirnya berangkat ke sana pertengahan 2014.
"Banyak dosen yang lulus dari universitas-universitas di Eropa dan Amerika sehingga membuat saya termotivasi. Tapi, melihat info beasiswa di Turki beserta kulturnya, saya jadi tertarik dan serius untuk mendaftar. Apalagi beasiswanya bersifat penuh, dapat asrama, asuransi kesehatan, serta biaya hidup per bulan," tuturnya kepada Okezone, belum lama ini.
Mengambil Jurusan Sosiologi Agama di Istanbul University, cowok kelahiran Gresik, 9 Maret 1990 ini mengaku, dalam waktu setahun wajib mempelajari bahasa Turki terlebih dahulu. Jadi, saat ini dia masih menjadi mahasiswa semester pertama.
"Saya ambil program yang 50:50, jadi ada yang pakai bahasa Turki dan Inggris. Sistem pendidikannya di sini tidak jauh beda dengan Indonesia," terangnya.