JAKARTA - Indeks integritas sekolah akan menjadi salah satu variabel penilaian pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016. Saat ini, panitia SNMPTN sendiri sudah memiliki acuan indeks integritas sekolah berdasarkan hasil ujian nasional (UN) tahun lalu.
"Saat ini sudah ada data indeks integritas sekolah tahun lalu. Itu bisa menjadi fondasi dalam melihat rapor yang dikirim sekolah," ucap Ketua Umum SNMPTN dan SBMPTN 2016, Rochmat Wahab, belum lama ini.
Rochmat mengatakan, pihaknya sangat berharap jika pihak Kementerian Pendidikan dan Kebuyaaan (Kemdikbud) tahun ini bisa lebih cepat memberikan hasil nilai UN beserta indeks integritas sekolah yang baru. Sehingga, ujar dia, proses seleksi menjadi lebih akurat dan akuntabel.
"Ya kalau bisa lebih cepat (nilai UN dan indeks integritas sekolah) akan bagus sekali. Karena biasanya yang keluar nilai UN dulu, indeks integritas baru setelahnya. Kalau bisa dua-duanya tentu kami akan mendorong rektor mempertimbangkan kedua komponen tersebut," jelasnya.
Sementara Kepala Pusat Pendidikan (Kapuspendik) Kemdikbud, Nizam memastikan, hasil indeks integritas sekolah tahun ini akan diserahkan kepada panitia SNMPTN lebih awal.
"Kami pastikan 2 Mei ini, baik nilai UN dan indeks integritas sekolah, akan diserahkan semua ke sekolah," terangnya.
UN utama 2016 dijadwalkan dimulai 4 April. Kemdikbud telah menyiapkan kisi-kisi UN utama 2016 yang berbeda dengan tahun lalu namun mengakomodasi kurikulum 2006 dan 2013.
(Rifa Nadia Nurfuadah)