JAKARTA - Rangkaian pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan segera dibuka. Pada 18 Januari hingga 20 Februari, pihak sekolah sudah bisa memasukkan data nilai rapor siswa ke Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Kemudian siswa mendaftarkan diri untuk mengikuti SNMPTN 2016 pada 29 Februari - 12 Maret.
Perlu diketahui, seleksi yang kerap disebut jalur undangan ini menggunakan pola penyaringan berdasarkan penelusuran prestasi akademis siswa pelamar. Proses seleksi ini berlangsung pada 24 Maret hingga 8 Mei.
Mengutip buklet informasi SNMPTN 2016, panitia seleksi di 78 PTN akan melihat nilai rapor semester satu hingga semester lima bagi siswa SMA/MA dan SMK yang masa belajarnya tiga tahun. Sedangkan bagi siswa SMK dengan masa belajar empat tahun, seleksi akan menggunakan nilai rapor sejak semester satu hingga semester tujuh.
Pertimbangan lain dalam seleksi tanpa tes ini adalah portofolio akademis peserta yang relevan dengan prodi pilihan mereka. Dalam menyeleksi calon mahasiswa, panitia juga memperhitungkan rekam jejak kinerja sekolah.
Ketika menyeleksi berkas calon mahasiswa, panitia di tiap PTN akan melihat urutan prodi yang dipilih siswa. Jika pendaftar yang memilih di dua PTN tidak lulus di PTN pertama, maka akan diseleksi di PTN kedua berdasarkan urutan prodi dan ketersediaan daya tampung. Karena itu, siswa peserta SNMPTN 2016 perlu memikirkan baik-baik pilihan mereka karena urutannya menunjukkan prioritas seleksi.
(Rifa Nadia Nurfuadah)