Visiovein terdiri dari tiga bagian utama yaitu rangkaian LED inframerah, kamera inframerah, serta laptop. Rangkaian LED inframerah berfungsi untuk memancarkan cahaya inframerah pada tubuh pasien. Selanjutnya, kamera inframerah akan menangkap dan mengolah citra digital gambaran jalur pembuluh vena pada tubuh pasien. Laptop sebagai unit pemroses dan pengolah data akan menampilkan gambaran jalur pembuluh vena pada layar LCD.
"Cara kerjanya tangan pasien cukup diletakkan di bawah Visiovein dan hasilnya akan segera terlihat secara realtime," jelasnya.
Menurut Faisal Fajri, Visiovein dibuat dengan desain egronomis dan portable sehingga mudah untuk dibawa ke mana saja. Tidak hanya itu, alat ini juga lebih murah dibandingkan dengan produk sejenis yang selama ini dipenuhi dengan mengimpor dari luar negeri.
"Alat bantu visualisasi vena ini sebenarnya sudah banyak dikembangkan dan dipasarkan di luar negeri, tetapi harganya sangat mahal," imbuhnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)