"Skill ya, karena kompetisi semakin ramai. Seharusnya sarjana itu bisa menjawab tantangan tersebut, khususnya dalam dunia kerja," ujarnya.
Yuliandre menambahkan di Hari Sarjana Nasional yang jatuh pada 29 September itu, bisa direfleksikan ke dalam semangat seorang sarjana.
"Pada prinsipnya itu seperti semangat ya. Kita menjadi seorang sarjana dan tantangan ke depan banyak sarjana-sarjana yang juga pengangguran," tambahnya. (afr)
(Rifa Nadia Nurfuadah)