Mahasiswa Jangan Alergi dengan Politik

Antara, Jurnalis
Senin 28 September 2015 11:49 WIB
Ilustrasi: mahasiswa di kampus. (Foto: dok. Okezone)
Share :

JAKARTA - Mahasiswa hendaknya tidak menjauhkan diri dari dunia politik. Pasalnya, akan semakin banyak tantangan yang dihadapi Indonesia di masa depan.

"Sangat disayangkan kalau mahasiswa alergi dan menjauhi dunia politik," kata politikus Partai Golkar, Mahyudin, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (28/9/2015).

Mahyudin mengimbuhkan, mahasiswa tak selayaknya menyematkan stigma haram pada dunia politik. Sebaliknya, mereka harus berani untuk maju guna memperbaiki semua dari dalam. Seharusnya, kata Mahyudin, mahasiswa berani bercita-cita terjun ke dunia politik untuk memperbaiki apa yang saat ini dinilai masih kurang.

"Bangsa ini butuh pemuda-pemuda tangguh," ujar Wakil Ketua MPR itu.

Sebelumnya, awal bulan ini perwakilan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres guna membahas perkembangan kondisi ekonomi Indonesia saat ini.

"Kami dari mahasiswa menyampaikan kondisi-kondisi terkini ekonomi. Ada perlambatan ekonomi dari triwulan pertama, kedua dan kemudian ada perlemahan mata uang rupiah hari ini sehingga terjadi masalah kondisi ekonomi," kata Ketua Umum KAMMI Andriyana kepada pers.

Dalam pertemuan itu, Andriyana menyampaikan pemerintah perlu memberikan arahan kepada masyarakat dalam menghadapi krisis ekonomi dunia untuk membuat ketenangan kepada masyarakat. Dia juga mengingatkan perlunya negara meningkatkan pendapatan negara dari pajak dan penyerapan anggaran pembangunan di daerah sebagai penggerak ekonomi.

"Harus ada terobosan hukum bahwa kebijakan tidak bisa dikriminalisasi agar serapan anggaran begitu besar untuk menggerakkan ekonomi. Ini kan belum ada," kata dia.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya