- Surat kesehatan terakhir; dan
- Bukti kemampuan finansial selama setahun pertama, yaitu sekita 659 euro (Rp9,85) per bulan.
Kamu bisa juga membuat visa pelajar ini meski belum diterima sebagai mahasiswa di Jerman. Visa yang berlaku selama tiga bulan tersebut bisa kamu manfaatkan untuk mencari tahu kampus mana saja yang bisa menjadi tujuan studimu, langsung di negara asalnya.
Asyiknya, pemegang visa pelajar di Jerman boleh bekerja paruh waktu. Lumayan, kan, untuk menambah uang jajan? Tetapi, masa kerjamu dibatasi hanya 90 hari kerja penuh atau 180 setengah hari selama setahun.
Selain visa, kamu perlu juga mempersiapkan izin tinggal. Persyaratannya sama dengan yang diperlukan untuk membuat visa. Kamu juga perlu menyiapkan bukti kecakapan berbahasa asing seperti TOEFL atau IELTS. Jika mengambil perkuliahan dalam Bahasa Jerman, maka kamu harus melampirkan sertifikat TestDaf atau nilai DSH.
(Rifa Nadia Nurfuadah)