BENGKULU - Pesan singkat alias SMS efektif dipakai untuk mengabarkan berbagai informasi penting. Begitu juga dengan informasi peringatan banjir seperti yang dibuat oleh mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB).
Sang pembuat, Benedictus Asriparusa, menamai inovasinya Zephyrus. Benedictus menjelaskan, ini merupakan teknologi pintar Early Warning System (sistem peringatan dini) dengan Smart Weather Alerting Technology (SWAT).
"Alat ini mampu mengirimkan SMS secara otomatis ketika curah hujan melebihi ambang batas dan berpotensi banjir sehingga masyarakat dapat terhindar dari banjir,'' kata Benedictus.
Inovasi Benedictus mengantarkannya menjadi peserta Indonesia Youth Forum atau IYF 2015 di Bengkulu. Ini merupakan ajang berkumpulnya ratusan mahasiswa dari seluruh Indonesia yang mengusung berbagai proyek sosial demi perubahan bangsa.
Salah satu peserta asal Bengkulu, Ratna Ayu Puji Pratiwi, mengaku sangat bangga menjadi salah satu peserta IYF 2015. Adapun proyek sosial yang ditawarkannya berbasis pengembangan dan pembinaan wirausaha produk olahan susu serta pembinaan terhadap anak-anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan.
"Proyek ini dilatarbelakangi fenomena maraknya konsumsi susu impor sehingga mematikan produktivitas ibu-ibu rumah tangga. Saya berharap dapat meningkatkan perekonomian keluarga Indonesia melalui proyek ini,'' ujar Ratna.