GMKI Minta Pencabutan Subsidi BBM Ditunda

Rachmad Faisal Harahap, Jurnalis
Sabtu 22 November 2014 15:05 WIB
GMKI Minta Pencabutan Subsidi BBM Ditunda (Foto: dok. Okezone)
Share :

JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Ayub Manuel meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat menunda pengurangan subsidi terhadap harga bahan bakar minyak (BBM) hingga awal 2015.

"Pemerintah harus mempersiapkan perangkat peralihan subsidi kepada masyarakat berjalan mulus sebelum mencabut subsidi BBM," ujar Ayub, seperti keterangan tertulis yang diterima Okezone, Sabtu (22/11/2014).

Ia mengatakan, tanpa persiapan yang matang proses peralihan subsidi dikhawatirkan dapat membuat pencabutan subsidi membuat daya beli masyarakat menurun.

"Dampak inflasi pencabutan subsidi BBM tentu dirasakan masyarakat ekonomi rendah," ucapnya.

Ayub menyayangkan sikap pemerintah Jokowi langsung menaikkan harga BBM ketika pemerintahan baru berjalan.

"Belum genap dua bulan pemerintah sudah mencabut subsidi BBM. Ini merupakan kado pahit yang harus diemban masyarakat setelah Jokowi melakukan lawatan luar negerinya," ungkapnya.

Seharusnya, lanjut Ayub, pemerintah dapat menunjukkan kinerjanya terlebih dahulu. Apalagi kompensasi pencabutan subsidi belum menyentuh masyarakat ekonomi bawah secara merata.

"Program kartu sakti Jokowi masih menyentuh 19 kabupaten/kota di Indonesia. Hanya menyentuh lima juta orang, jauh dari angka masyarakat ekonomi bawah," lanjutnya.

Dia menyerukan seluruh civitas GMKI di seluruh Indonesia untuk dapat turun ke jalan menyuarakan penundaan pencabutan subsidi BBM.

"Kader GMKI di seluruh Indonesia harus memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk menolak keputusan pemerintah yang tidak amanah terhadap rakyat," katanya.

Ayub menambahkan, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dapat segera dibubarkan karena tidak menjalankan tugasnya untuk menyampaikan aspirasi rakyat. DPR justru sibuk dengan urusan pribadi merebut jabatan.

"DPR ke mana? Seharusnya mereka malu ketika saat ini justru sibuk dengan urusan perutnya sendiri," tuturnya. (fsl)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya