JAKARTA - Selain distribusi, persolan lain yang melanda para guru di Indonesia adalah kualitas. Padahal, guru yang berkualitas sangat dibutuhkan untuk menghasilkan murid yang berkualitas pula.
Menurut pengamat pendidikan, Mohammad Abduhzen, terkait kualitas guru, persoalan yang dihadapi oleh para tenaga pendidik adalah kompetensi pedagogis dan kompetensi profesional yang masih terbilang rendah. Selama ini, lanjutnya, para guru mengajar para siswa dengan cara yang membosankan.
"Kompetensi pedagogis adalah kemampuan metode, yaitu keterampilan menyampaikan materi pelajaran dengan menyenangkan dan efektif serta mencerdaskan anak. Tapi saat ini guru mengajar seperti 'ritual' yang membosankan," ungkap Abduhzen ketika berbincang dengan Okezone, Jumat (21/11/2014).
Dia berpendapat, kurangnya kemampuan pedagogis pada guru di Indonesia disebabkan berbagai hal. Mulai kualitas lembaga pendidik dan tenaga kependidikan (LPTK) hingga minimnya evaluasi dan pembaruan atas kompetensi guru.