Ia mengatakan, teh bunga sepatu yang dioven memiliki tekstur lebih halus, dengan aroma wangi bunga yang tercium lebih tajam. Sedangkan yang disangrai memiliki tekstur kasar dan bau seperti teh biasa dan teh rosella, bau wangi bunga sepatu tidak tercium sama sekali.
Bunga sepatu banyak jenis dan warnanya, ada yang berkelopak tunggal atau rangkap, dan warnanya ada yang merah tua, merah muda, oranye, dan kuning.
"Teh bunga sepatu berwarna merah merupakan pilihan terbaik. Kita tidak perlu menambahkan zat pewarna karena sudah menghasilkan warna persis seperti teh biasa," ujarnya.
Menurut dia, teh bunga sepatu merah dan oranye yang dioven memiliki kadar glukosa 296 mg/g dan 228 mg/g, sedangkan jika disangrai kadar glukosanya 80 mg/g dan 68 mg/g.
Pada teh rosella kadar glukosanya 60 mg/g dan beberapa teh biasa yang ada di pasaran memiliki kandungan glukosa yang relatif rendah, yaitu berkisar 6-8 mg/g.