AMBON - Kekerasan di dunia akademis kembali terjadi. Uniknya, kekerasan ini bukan dilakukan anak didik, tetapi pengajar sekelas dosen perguruan tinggi.
Empat dosen dan sejumlah mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Ambon mendatangi kantor rektorat. Mereka mengamuk dan mengancam akan membunuh Rektor IAIN Dedi Zubaidi dengan sebilah golok.
Berdasarkan data yang diperoleh, kemarahan ini dipicu turunnya surat keputusan rektor yang menetapkan 12 nama anggota senat untuk memilik dekan Fakultas Tarbiyah. Para dosen berang karena banyak nama yang sebelumnya tidak pernah terlibat dalam senat, tercantum dalam SK.
Melihat kejadian ini, rektor pun memilih kabur dan menyelamatkan diri dari amuk para dosen. Hingga kini, belum diketahui keberadaan sang rektor. Sedangkan para dosen dan mahasiswa yang sempat mengamuk, kini sudah kembali menjalani aktivitasnya setelah dibubarkan aparat kepolisian.
(TB Ardi Januar)