Advertisement
Advertisement

338 Mahasiswa dari 41 Kampus Adu Inovasi Kembangkan Teknologi Chip

Khafid Mardiyansyah , Jurnalis-Minggu, 08 November 2026 |21:10 WIB
338 Mahasiswa dari 41 Kampus Adu Inovasi Kembangkan Teknologi Chip
Kompetisi pembutan chip untuk mahasiswa
A
A
A

JAKARTA – Sebanyak 338 mahasiswa dari 41 perguruan tinggi di Indonesia berkompetisi mengembangkan inovasi teknologi chip melalui PERURI Chip Hackathon 2026. Ajang ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi teknologi semikonduktor sekaligus mengasah kemampuan merancang solusi yang relevan dengan kebutuhan masa depan digital Indonesia.

Kompetisi yang menjadi bagian dari rangkaian PERURI Digital Summit 2026 di Taman Kota PERURI pada Oktober 2026 ini berhasil menarik 98 tim pendaftar. Setelah melalui proses seleksi dan kurasi, lima tim terbaik terpilih untuk melanjutkan kompetisi ke tahap bootcamp.

Bootcamp berlangsung selama tiga hari, pada 18–20 Oktober 2026, di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, para finalis mendapatkan pembekalan sekaligus pendampingan untuk mengembangkan gagasan awal menjadi rancangan teknologi chip yang lebih konkret.

Rangkaian kegiatan meliputi workshop, presentasi proposal inovasi, pengembangan dan penyempurnaan desain chip, hingga evaluasi oleh dewan juri. Pada tahap awal, kelima tim terlebih dahulu mengikuti workshop untuk memperdalam pemahaman mengenai pengembangan teknologi chip.

Setelah itu, masing-masing tim mempresentasikan proposal inovasi sebelum memasuki proses pengembangan dan penyempurnaan rancangan chip. Hasil pengembangan tersebut kemudian dievaluasi oleh dewan juri untuk menentukan tim yang berhak melanjutkan ke babak berikutnya.

Dari lima tim yang mengikuti bootcamp, tiga tim terbaik berhasil melaju ke babak final pitching. Tahap ini diselenggarakan pada hari kedua PERURI Digital Summit 2026, Kamis (22/10).

Dalam babak final, ketiga tim berkesempatan mempresentasikan hasil pengembangan rancangan chip mereka di hadapan dewan juri, jajaran manajemen PERURI, hingga para tamu undangan. Tahapan tersebut sekaligus menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menunjukkan potensi inovasi talenta muda Indonesia dalam mendukung pengembangan industri semikonduktor nasional.

Direktur Digital Business PERURI, Edwin Purwandesi, mengatakan PERURI Chip Hackathon 2026 merupakan salah satu langkah nyata perusahaan dalam mendukung pengembangan talenta muda sekaligus mendorong lahirnya inovasi teknologi semikonduktor karya anak bangsa.

“Inisiatif Chip Hackathon adalah bukti nyata antusiasme talenta muda kita terhadap deep-tech. Merekalah masa depan kedaulatan semikonduktor Indonesia. PERURI hadir tidak hanya sebagai penyedia infrastruktur digital, tetapi juga sebagai inkubator bagi generasi penerus bangsa,” ujar Edwin.

Melalui kompetisi ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh ruang untuk mengembangkan kemampuan dan gagasan di bidang teknologi chip, tetapi juga kesempatan untuk terlibat langsung dalam ekosistem inovasi teknologi nasional.

Inisiatif tersebut sejalan dengan upaya memperkuat kapabilitas teknologi Indonesia melalui pengembangan talenta, eksplorasi inovasi, dan kolaborasi lintas sektor. Keterlibatan generasi muda dalam pengembangan teknologi strategis diharapkan dapat mendukung langkah Indonesia menuju kedaulatan digital.
 

(Khafid Mardiyansyah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement