PROFIL dan prestasi Yu Zidi menarik diulas. Sebab, perenang China berusia 13 tahun itu bersinar di pentas Asian Games 2026 karena berhasil meraih medali emas.
Prestasi Yu Zidi makin terasa istimewa. Pasalnya, Yu Zidi juga berhasil memecahkan rekor di Asian Games 2026 ini.

Nama Yu Zidi tengah menjadi sorotan di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Baru berusia 13 tahun, perenang asal China tersebut langsung mencuri perhatian setelah meraih dua medali emas sekaligus memecahkan rekor di dua nomor berbeda.
Bukan hanya usianya yang masih sangat muda, catatan waktunya juga membuat Yu Zidi masuk jajaran perenang muda yang patut diperhatikan dunia. Lantas, siapa Yu Zidi?
Yu Zidi lahir di Baoding, Provinsi Hebei, China, pada 16 Oktober 2012. Ia mulai menarik perhatian di dunia renang sejak usia dini. Dilansir dari Al Jazeera, bakatnya diketahui ketika berusia sekitar 6 tahun setelah sang ayah membawanya ke sebuah taman air.
Kini, pada usia 13 tahun, Yu menjadi salah satu anggota termuda dalam kontingen renang China di Asian Games 2026. Meski masih belia, ia sudah memiliki pengalaman tampil di kompetisi internasional level dunia.

Yu Zidi membuka kiprahnya di Asian Games 2026 dengan tampil pada nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri. Dalam final yang berlangsung pada 20 September 2026, Yu mencatat waktu 2 menit 05,08 detik. Catatan tersebut membawanya meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor Asian Games.
Rekor sebelumnya dibuat oleh perenang China, Zhang Yufei, pada Asian Games Hangzhou 2023. Dia catatkan waktu 2 menit 05,57 detik kala itu. Yu memperbaikinya hampir setengah detik. Kemenangan itu juga menjadikan Yu sebagai juara renang termuda dalam sejarah Asian Games.
Sehari kemudian, Yu kembali turun di nomor 200 meter gaya ganti perorangan (individual medley). Hasilnya bahkan lebih mencengangkan. Yu finis dalam waktu 2 menit 06,10 detik dan kembali meraih emas.
Catatan tersebut memecahkan rekor Asian Games sekaligus rekor Asia. Rekor Asia sebelumnya dipegang rekan senegaranya, Yu Yiting, dengan waktu 2 menit 06,82 detik.
Catatan 2:06,10 itu juga hanya terpaut 0,40 detik dari rekor dunia milik perenang Kanada, Summer McIntosh. Sebelumnya, Summer mencatatkan waktu 2:05,70.