JAKARTA — Semangat belajar siswa SMP Negeri 19 Kota Bengkulu terus dijaga di tengah proses pemulihan sekolah pascakebakaran. Kini para siswa belajar di ruang kelas darurat di SMPN 19 Kota Bengkulu, Kelurahan Padang Serai, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.
Pertamina Patra Niaga menyiapkan ruang belajar darurat untuk membantu kegiatan belajar mengajar selama proses pemulihan sarana pendidikan. Sebelumnya, sebanyak 192 siswa harus mengikuti kegiatan belajar mengajar dalam dua shift, yakni pagi dan siang, akibat keterbatasan ruang kelas.
Manager CID Planning, Monev, and Reporting, Edward Manaor Siahaan, mengatakan bahwa pendidikan menjadi salah satu aspek yang terus menjadi perhatian Pertamina Patra Niaga, khususnya dalam kondisi yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
“Kami memandang pendidikan sebagai fondasi penting bagi masa depan anak-anak. Karena itu, kami bersemangat mengambil bagian dalam proses pemulihan ini. Kami berharap fasilitas yang diberikan dapat membuat kegiatan belajar lebih nyaman, efektif, dan bermanfaat bagi siswa. Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung proses ini,” ujar Edward.
VP Corporate Communications Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan bahwa kondisi pascakebakaran tidak seharusnya menghambat siswa untuk tetap mendapatkan pengalaman belajar yang layak.
“Pemulihan pascakebakaran tentu membutuhkan proses dan kolaborasi dari berbagai pihak. Yang terpenting bagi kami adalah memastikan anak-anak tetap memiliki ruang untuk belajar, tumbuh, dan mengejar cita-citanya. Semoga kehadiran ruang belajar sementara ini dapat membantu para siswa dan guru kembali menjalankan aktivitas pembelajaran dengan nyaman,” ujar Kitty.
Menurut Kitty, kehadiran Pertamina di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan fasilitas, tetapi juga melalui kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi penerima manfaat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih dari sekadar sarana. Edukasi mengenai energi dan keselamatan diharapkan dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Kitty.
Tidak hanya penyerahan sarana belajar, kegiatan juga diisi dengan edukasi energi mengenai produk Pertamina serta pelatihan keselamatan oleh tim Health, Safety, Security & Environment (HSSE). Para siswa mendapatkan edukasi mengenai kewaspadaan terhadap api dan cara memadamkan api secara aman melalui praktik sederhana. Kegiatan berlangsung interaktif dengan kuis ringan berhadiah bagi para siswa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, menyampaikan fasilitas ini sangat berarti bagi sekolah dan para siswa, terutama agar proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik selama masa pemulihan.
“Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi sekolah dan anak-anak. Semoga semangat belajar siswa terus tumbuh dan mereka tetap bisa belajar dengan nyaman serta meraih prestasi meskipun sekolah masih dalam proses pemulihan,” tuturKepala SMPN 19 Kota Bengkulu, Lia Anggraini.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik