JAKARTA – Perpustakaan keliling diperluas demi meningkatkan akses literasi bagi anak-anak. Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, melalui program Mobil Pintar (MoPi) yang menjangkau berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke. Program ini ditujukan untuk mendukung pemerataan pendidikan, terutama bagi anak-anak di wilayah dengan keterbatasan akses terhadap fasilitas belajar.
Kegiatan Hari Anak Nasional 2026 yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" secara khusus menyasar sekolah, komunitas belajar, serta wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap sarana pendidikan. Program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan belajar yang inklusif dan setara bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih.
Direktur Utama Askrindo, M. Fankar Umran, mengatakan setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang layak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Menurutnya, anak-anak merupakan generasi emas sekaligus masa depan bangsa sehingga perlu mendapatkan akses terhadap literasi dan dukungan tumbuh kembang yang optimal.
"Peringatan Hari Anak Nasional ini menjadi momentum penting. Mobil Pintar diharapkan dapat memperluas akses pendidikan yang menyenangkan, inklusif, dan merata. Setiap anak, tanpa memandang latar belakang maupun keterbatasan geografis, berhak memperoleh kesempatan belajar dan ruang tumbuh yang aman serta menginspirasi," ujar Fankar.
Rangkaian kegiatan Mobil Pintar dikemas secara edukatif dan interaktif melalui berbagai aktivitas, seperti mendongeng, membaca buku bersama, permainan edukatif, hingga pembagian suvenir untuk meningkatkan antusiasme peserta.