Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rotasi Bumi Berubah Jadi 25 Jam Sehari? Ini Fakta Ilmiahnya

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Kamis, 01 Januari 2026 |09:25 WIB
Rotasi Bumi Berubah Jadi 25 Jam Sehari? Ini Fakta Ilmiahnya
Rotasi Bumi Berubah Jadi 25 Jam Sehari? Ini Fakta Ilmiahnya (Foto: Shutterstock)
A
A
A

- Gaya pasang surut Bulan
Tarikan gravitasi Bulan terhadap lautan Bumi menimbulkan gesekan yang memperlambat rotasi planet. Dalam proses ini, Bulan juga secara perlahan menjauh dari Bumi.

- Pergerakan inti dan mantel Bumi
Aliran besi cair di inti luar serta dinamika mantel menyebabkan redistribusi massa Bumi, yang berdampak pada kecepatan rotasinya.

- Perubahan gletser dan permukaan laut
Mencair atau menumpuknya es mengubah distribusi berat antara daratan dan lautan, sehingga memengaruhi putaran Bumi.

- Atmosfer dan pola angin
Sistem angin skala besar dan dinamika atmosfer mentransfer momentum sudut antara udara dan permukaan Bumi, yang turut memengaruhi rotasi.

Proses-proses ini telah berlangsung selama miliaran tahun. Bahkan, di masa lampau, panjang hari di Bumi jauh lebih singkat. Pada era dinosaurus, satu hari diperkirakan hanya berlangsung sekitar 23 jam.

Dampak Jika Hari Menjadi 25 Jam

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement