Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Cadaver, Dikaitkan dengan Penemuan 5 Mayat di Unpri

Richard Ariyanto , Jurnalis-Kamis, 14 Desember 2023 |13:25 WIB
Mengenal Cadaver, Dikaitkan dengan Penemuan 5 Mayat di Unpri
Mengenal Cadaver yang dikaitkan dengan penemuan mayat di Unpri (Foto: Quinnipiac University)
A
A
A

 

JAKARTA – Penemuan mayat yang ditemukan di area Universitas Prima Indonesia (Unpri) bikin heboh. Penemuan mayat ini menggemparkan seluruh kampus dan media sosial. Hal itu dikaitkan dengan cadaver dalam istilah kedokteran. Apa itu cadaver?

Dilansir dari sosial media Instagram sedangrame, Kamis (14/12/2023), Ali Napiah Nasution, Dosen Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia yang sudah mengajar sejak 2008, mengklarifikasi bahwa temuan itu misinformasi. Dia menyebut istilah cadaver dalam penjelasannya.

“Tanggal 12 Desember lalu. Saya mendampingi polisi daerah dan laboratorium forensik memeriksa di laboratorium anatomi. Tujuannya untuk memeriksa 5 cadaver dan dijejerkan di laboratorium anatomi,” katanya.

 BACA JUGA:

Apa itu cadaver?

Perlu diketahui Cadaver merupakan tubuh manusia yang diawetkan. Cadaver tersebut digunakan media pembelajaran anatomi sejak 2008. Ia juga menjelaskan bahwa fakultas kedokteran anatomi di Indonesia pasti ada Cadaver.

Laman resmi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menyebutkan anatomi merupakan ilmu yang mempelajari kronologi permasalahan anatomi mulai dari pemeriksaan korban persembahan pada zaman dahulu hingga analisis kompleks bagian tubuh yang dilakukan oleh para ilmuwan modern. Pada perkembangan selanjutnya, manusia mampu memahami struktur dan fungsi tubuh melalui anatomi. Metode pemeriksaan selalu berkembang, mulai dari pemeriksaan terhadap hewan, pembedahan mayat hingga teknik rumit yang berkembang pada satu abad terakhir. Periode ini dimulai setidaknya awal tahun 1600 SM, diketahui dari ditemukannya kertas papirus oleh ilmuwan Mesir kuno. Pada masa itu, beberapa organ dan pengetahuan dasar mengenai pembuluh darah telah dipahami.

 BACA JUGA:

Penggunaan mayat manusia untuk anatomi dimulai pada abad ke-4 SM, ketika Herophilus dan Erasistratus menunjukkan pembedahan mayat di Iskandaria dengan bantuan dinasti Ptolemy. Herophilus adalah orang pertama yang mengembangkan anatomi berdasarkan struktur asli tubuh manusia.

Penjelasan tersebut seirama dengan Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia Medan, Kolonel (pum) Susanto dalam akun YouTube Prim TV. “Dengan tegas saya nyatakan tidak ada kasus pembunuhan di lingkungan Unpri seperti yang diisukan di masyarakat,” katanya,

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement