JAKARTA – Dunia pendidikan Korea Selatan gempar dengan tewasnya Lee Min-So, guru yang nekat bunuh diri. Dia adalah seorang guru sekolah dasar berusia 23 tahun di Korea Selatan yang berdedikasi dan semangatnya terhadap pendidikan sangat berdampak pada siswa dan koleganya.
Dengan karier selama beberapa tahun, Lee Min-So dikenal sebagai guru favorit. Dia dikenal unggul dalam pendidikan. Sebagai seorang guru, Lee Min-So dikenal dengan metode pengajaran inovatifnya yang melibatkan siswa dan menumbuhkan kecintaan belajar.
Sayangnya, berita tentang bunuh dirinya menjadi viral di internet. Terungkap bahwa dia bunuh diri setelah menghadapi perundungan oleh siswa dan orangtua. Mari kita ketahui lebih banyak tentang ini.
Guru Menyuarakan Aksi Keprihatinan
Dilansir dari Geniuscelebs.com, Sabtu (9/9/2023) kasus ini dianggap sudah melecehkan pendidik. Mayat Lee Min-So yang tak bernyawa ditemukan di lemari penyimpanan ruang kelasnya oleh rekan-rekannya, sebuah penemuan memilukan yang telah mengguncang komunitas pendidikan.
Mereka berpendapat bahwa orangtua sering kali mendorong mereka ke tepi jurang, terus-menerus membombardir ponsel mereka dengan panggilan dan pesan, bahkan pada akhir pekan dan jam kerja larut malam. Tekanan yang tiada henti tersebut tidak hanya berdampak pada kesejahteraan mental dan emosional guru, namun juga menghambat kemampuan mereka dalam memberikan pendidikan berkualitas kepada siswanya.
Kematian tragis Lee Min-So adalah pengingat akan pentingnya perubahan dalam sistem pendidikan Korea Selatan. Hal ini memerlukan evaluasi kembali tekanan yang diberikan pada pendidik dan dukungan yang mereka terima untuk memastikan lingkungan yang aman dan membina bagi guru dan siswa.
Puluhan guru di Korea Selatan bersatu dalam protes keras, mengirimkan pesan yang jelas kepada pihak berwenang dan masyarakat tentang kebutuhan mendesak untuk meningkatkan perlindungan dan dukungan di tempat kerja mereka. Terlihat jelas ketika sepupunya, Park Du-yong, berjuang menahan air mata saat memilah-milah apartemen kecilnya yang sekarang kosong.
BACA JUGA:
Sebelum meninggal Lee Min-So kerap curhat melalui buku hariannya, gambar-gambar yang menyentuh hati dari siswa kelas satu. Dia mengungkapkan rasa cinta mereka padanya, terletak di samping tumpukan buku perpustakaan tentang cara mengatasi depresi.
(Marieska Harya Virdhani)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik