Kehidupan Kuda Nil
Kuda nil dianggap sebagai mamalia darat terbesar ketiga yang masih hidup. Mereka bisa tumbuh hingga setinggi lima kaki dan panjang 10 kaki. Beratnya bisa mencapai 3.000 hingga 10.000 pon
Makhluk-makhluk ini biasanya berbahaya dan agresif. Apalagi jika ukurannya yang besar dan disertai kelaparan, mereka menjadi ancaman berbahaya bagi hewan lain.
Menariknya, meski mereka cenderung tinggal di dekat perairan, kuda nil tidak bisa berenang. Karena kepadatan tubuhnya, mereka sulit untuk tetap mengambang. Agar mereka dapat bersembunyi di dalam air, mereka harus mendorong diri mereka keluar dari dasar sungai atau sekadar berjalan di sekitar area tersebut.
Kuda nil biasa dapat ditemukan di wilayah Afrika sub-Sahara dan Afrika Timur. Mereka cenderung tinggal di dekat sumber air, mengingat sifat amfibinya. Faktanya, mereka bisa menghabiskan sekitar 16 jam setiap hari di dalam air.
Di sisi lain, kuda nil babi, yang merupakan spesies kuda nil kecil yang tergolong terancam punah, dapat ditemukan di Afrika Barat. Untuk masa kehamilan, masa kehamilan kuda nil betina ini berlangsung selama delapan bulan. Betina ini hanya dapat melahirkan satu bayi kuda nil dalam satu waktu. Anak sapi yang baru lahir memiliki berat 50 hingga 110 pon saat lahir. Selama delapan bulan pertama, anak sapi menyusu sementara induknya tetap di darat atau berenang di bawah air untuk menyusu. Saat anak sapi menyelam ke dalam air, ia menutup telinga dan hidungnya untuk menghalangi masuknya air. Mereka juga memiliki selaput yang membantu melindungi dan menutupi mata mereka saat berada di bawah air. Setiap kuda nil memiliki kemampuan unik ini.
(Marieska Harya Virdhani)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik