Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Kunang-Kunang Mengeluarkan Cahaya? Begini Penjelasannya

Endang Oktaviyanti , Jurnalis-Selasa, 29 Agustus 2023 |13:27 WIB
Kenapa Kunang-Kunang Mengeluarkan Cahaya? Begini Penjelasannya
Ilustrasi Kunang-kunang yang mengeluarkan cahaya saat malam (Foto: USA Today)
A
A
A

JAKARTA- Kenapa Kunang-Kunang mengeluarkan cahaya mungkin jadi pertanyaan yang kerap terlintas di benak orang banyak. Walau kita sering menyebutnya namun cahaya yang dikeluarkan oleh Kunang-Kunang tidak mudah untuk dijelaskan sumber asalnya.

Dikutip berbagai sumber, Selasa (29/8/2023), Kunang-Kunang mengeluarkan cahaya di malam hari. Cahayanya biasanya berwarna merah pucat, kehijauan, atau kuning.

Panjang gelombang cahaya Kunang-Kunang dari 510 sampai 670 nanometer tanpa frekuensi infrared atau ultraviolet.

Kunang-Kunang menghasilkan cahaya di organ khusus di perutnya dengan menggabungkan zat kimia luciferin, enzim luciferase, oksigen, dan bahan bakar untuk kerja sel, adenosine triphosphate (ATP). Para ahli entomologi menemukan bahwa Kunang-Kunang mengontrol cahayanya dengan mengatur berapa banyak oksigen yang masuk ke organ penghasil cahaya.

Kunang-Kunang masuk dalam golongan Lampyridae yang merupakan famili dalam ordo kumbang Coleoptera. Terdapat lebih dari 2000 spesies Kunang-Kunang, yang dapat ditemukan di daerah empat musim dan tropis di seluruh dunia.

Selain itu, Kunang-Kunang juga mengeluarkan cahaya dengan tujuan menghindari pemangsa. Bisa juga karena pasangan cahaya Kunang-Kunang jantan menandakan keinginan mereka untuk kawin.

Begitupun dengan jenis betina yang menarik perhatian jantan dengan cahaya mereka sendiri. Namun, beberapa betina dari spesies tertentu meniru pola cahaya spesies lain. Akibatnya, pejantan dari spesies lain yang tertarik, datang dan mendarat di sebelahnya untuk kemudian dimakan hidup-hidup.

Dalam beberapa kasus, cahaya yang dihasilkan oleh Kunang-Kunang juga dimanfaatkan oleh manusia untuk berbagai tujuan. Misalnya, di beberapa daerah Kunang-Kunang digunakan dalam bidang penelitian biologi dan medis untuk membantu dilacaknya proses biokimia dalam organisme lain.

Cahaya yang dihasilkan juga dapat digunakan untuk aplikasi dalam industri kecantikan dan industri teknologi.

Itulah penjelasan kenapa Kunang-Kunang mengeluarkan cahaya. Bisa disimpulkan pula Kunang-Kunang mengeluarkan cahaya melalui proses bioluminesensi yang melibatkan enzim luciferase, substrat luciferin, ATP, dan oksigen.

(Hafid Fuad)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement