JAKARTA - Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian pada tingkat dunia, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Canberra mendorong dan memfasilitasi Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk bisa bekerjasama dengan Macquarie Business School, Australia.
Hal tersebut disampaikan Atdikbud saat melakukan pendampingan pada Tim delegasi Departemen Manajemen IPB yang berkunjung ke Macquarie Business School di Macquarie University, Australia pada Selasa 14 Juni 2023.
Dalam kunjungan tersebut, delegasi dari program pascasarjana ilmu manajemen IPB diterima oleh ketua departemen manajemen Macquarie University, professor Steven Grover yang didampingi oleh professor Robert Jack yang merupakan Course Director for the Master of Management dan Dr. Salut Muhidin, Senior Lecturer Macquarie University.
Sementara tim delegasi dari IPB terdiri dari Dr. Eko Ruddy Cahyadi selalu ketua Program Pascasarjana Ilmu Manajemen IPB dengan didampingi oleh professor Mamun Sarma, Dr. Budi Purwanto, Dr. Anggraeni Sukmawati dan Hardiyana Widyastuti dari Departemen Manajemen IPB.
Dalam pengantar kunjungan, Atdikbud KBRI Canberra, Mukhamad Najib menyampaikan dukungan penuhnya atas inisiasi kerjasama antara IPB dan Macquarie University. Menurut Najib, Pemerintah Indonesia mendorong universitas-universitas di Indonesia untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian melalui kolaborasi dengan universitas top dunia. Najib juga menguraikan beberapa program yang dapat dimanfaatkan seperti World Class Professor, Double Degree untuk program master, program mobilitas internasional bagi mahasiswa dan dosen.
“Macquarie Business School termasuk top 100 dunia berdasarkan QS World University Ranking, Macquarie juga telah mendapatkan akreditasi AACSB, sebuah akreditas internasional yang sangat bergengsi untuk bidang bisnis dan manajemen. Oleh karena itu sangat tepat jika IPB, khususnya departemen manajemen bisa bekerjasama dengan departemen manajemen Macquarie University," kata Najib dalam keterangannya, Kamis (15/6/2023).
Menyambut apa yang disampaikan oleh Atdikbud, Steven mengungkapkan bahwa kerjasama internasional sudah semestinya dilakukan, karena hal tersebut akan memberikan manfaat pada kedua belah pihak, khususnya bagi mahasiswa.
“Saat ini Departemen Manajemen Macquarie memiliki banyak mitra kerjasama internasional, namun kerjasama dengan Indonesia masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu kami menyambut gembira kedatangan departemen manajemen IPB, khususnya untuk melakukan kerjasama pendidikan pada program master”, ungkap Steven.
Sementara Eko Ruddy Cahyadi menguraikan kebutuhan yang dimiliki oleh institusinya serta peluang kolaborasi yang bisa dikembangkan. Saat ini menurut Eko, program pascasarjana ilmu manajemen IPB telah memiliki kerjasama internasional dengan beberapa universitas di Asia dan Eropa, seperti dengan KU Leuven di Belgia, namun belum ada dengan universitas di Australia.
“Australia sangat dekat dan banyak mahasiswa Indonesia yang tertarik untuk kuliah di Australia. Oleh karena itu kami ingin mengembangkan kerjasama pendidikan dan penelitian dengan departemen manajemen Macquarie Univerity. Dengan reputasi Macquarie di tingkat dunia, kami yakin kerjasama ini akan memberikan manfaat bagi program studi maupun bagi mahasiswa”, jelas Eko.
Hasil kunjungan departemen manajemen IPB ke departemen manajemen Macquarie University akan segera ditindaklanjuti dengan beberapa agenda nyata seperti mengundang dosen Macquarie untuk memberikan kuliah di IPB. Departemen Manajemen IPB juga mengundang mahasiswa Macquarie untuk mengikuti Summer Course on Sustainable Agrifood Management yang diselenggarakan oleh departemen manajemen IPB, serta mendiskusikan pemetaan kurikulum antara departemen manajemen IPB dan Macquarie University.
(Awaludin)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik