GRESIK - Berniat membantu nelayan, sejumlah siswa SMK Muhammadiyah 1 Gresik behrasil membuat mesin pendingin (cold storage) bertenaga surya hasil inovasi siswa sekolah di kawasan pesisir utara Gresik.
Hasil karya tersebut tidak kalah dibandingkan produk pabrikan karena lebih praktis, efisien, hemat energi, dan bisa dibawa ke mana-mana.
Mesin pendingin karya mereka ini menggabungkan teknologi terbarukan yaitu memanfaatkan tenaga surya dan listrik PLN (hybrid).
Meski terkesan sederhana, inovasi teknologi siswa SMK yang berada di pesisir utara Gresik ini dilengkapi dengan perangkat teknologi kekinian.
Sehingga dapat dikontrol menggunakan ponsel pintar (smartphone).
"Pembuatan mesin pendingin berawal dari keinginan membantu nelayan, petani tambak, dan pedagang ikan yang selama ini bergantung es batu untuk menyimpan dan mengawetikan ikan-ikannya," jelas Muhammad Ilham Maulana dan Achmad Mursyid sang kreator alat pendingin tersebut.