Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah Nama-Nama Bulan di Kalender Masehi

Rina Anggraeni , Jurnalis-Rabu, 04 Januari 2023 |08:26 WIB
Sejarah Nama-Nama Bulan di Kalender Masehi
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA- Sejarah nama-nama bulan di kalender masehi menarik diulas. Menurut penanggalan masehi yang dibuat oleh bangsa Barat pada zaman Romawi kuno.

Sejarah nama-nama bulan di kalender masehi ini meruoaka sebagai cara untuk menandai waktu dan memecah tahun menjadi periode yang lebih pendek berdasarkan orbit Bulan mengelilingi Bumi.

Sejauh yang kita tahu, bulan pertama kali digunakan di Mesopotamia antara tahun 500 SM dan 400 SM untuk mengukur periode alami yang berkaitan dengan bulan lunar, atau bulan sinodik, yaitu waktu yang dibutuhkan Bulan untuk melewati semua bulan.

Bangsa Romawi menamai beberapa bulan menurut posisi mereka dalam tahun kalender: September berarti bulan ke-7, Oktober berarti 8, November berarti 9, dan Desember berarti bulan ke-10.

Namun, ketika Januari dan Februari akhirnya ditambahkan dan awal tahun kalender dipindahkan ke Januari, posisi bulan-bulan tersebut tidak lagi sesuai dengan arti aslinya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement