Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah Penemuan Kacamata, Sudah Dipakai Sejak Abad ke-13

Zseztar Juvendhitama , Jurnalis-Kamis, 29 Desember 2022 |15:37 WIB
Sejarah Penemuan Kacamata, Sudah Dipakai Sejak Abad ke-13
Ilustrasi/Freepik
A
A
A

JAKARTA - Kacamata ialah lensa tipis yang bisa membantu mempermudah penglihatan. Selain sebagai alat bantu penglihatan, sekarang kacamata juga berguna untuk hiasan pelengkap atau bagian dari style.

Terlebih lagi di usia tua, yang kesanggupan penglihatannya sudah tak sebagus saat muda, kacamata sangat berguna untuk hidup mereka. Baik untuk membaca, menonton televisi, maupun lainnya.

Kemudian, siapa penemu pertama kali kacamata dan bagaimana kacamata ditemui?

Rakyat Cina mungkin merupakan bangsa yang pertama kali memakai kacamata seperti yang biasanya dipakai saat ini.

Saat itu, kacamata terbentuk dari lensa dengan bentuk oval dan terbuat dari batu kristal dan bingkainya dari tempurung kura-kura.

Lalu, rakyat Eropa mulai mengetahui kacamata saat abad ke-13. Kala itu, kacamata yang dipakai masih mirip dengan kacamata rakyat Cina, yaitu terbuat dari batu transparan atau kristal batu.

Model kacamata yang dipakai orang Eropa berbentuk kaca pembesar yang dipegang dengan satu tangan. Setelah itu, barulah mereka memakai lensa kaca ganda yang diberi penopang untuk dapat dikaitkan ke telinga.

Di tahun 1784, Benjamin Franklin, sesosok ilmuwan Amerika, sukses menemukan kacamata bifocal, yakni kacamata yang bisa dipakai untuk melihat baik untuk jarak dekat maupun jarak jauh.

Dengan itu, Benjamin telah sukses memperbaiki fungsi dan bentuk kacamata di zaman modern.

Di tengah kedua abad ke-20, kacamata dipandang menjadi bagian dari pakaian seseorang.

Menyerupai seperti pakaian, kacamata mempunyai gaya tersendiri dan pemakainya dipandang kuno apabila tak memperbaharuinya.

Pada zaman ini juga pun semakin banyak aktris/selebriti yang menawani model kacamata.

Lensa besar kacamata mulai menjadi style di tahun 1960-1970-an. Melihat style tersebut, penjual kacamata banyak membuat terobosan menghasilkan lensa dengan keunggulan tinggi, dengan berbahan dasar plastik.

Kacamata sudah menjadi salah satu alat yang mengubah dunia dan tentu sangat berguna untuk kehidupan.

Lensa harus diresepkan dari ahli optometri atau dokter mata serta dibuat oleh seorang ahli kacamata.

(Natalia Bulan)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement