Selain penerjemahan, Balai Bahasa Sumbar juga melakukan revitalisasi terhadap dua sastra lisan di provinsi itu.
Dua sastra lisan itu masing-masing Indang Tuo di Kabupaten Agam dan Sastra Lisan Managua di Kabupaten Tanah Datar.
Sastra Lisan Indang Tuo adalah seni mendengarkan syair keagamaan yang diiringi tabuhan rebana yang dimainkan kelompok berjumlah ganjil, biasanya 11 orang. Sedangkan Sastra Lisan managua adalah prosesi yang dilakukan ketika mempelai laki-laki dan perempuan turun dari rumah keluarga.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik