MALANG - Bupati Malang menginstruksikan agar pengawasan lembaga pendidikan diperketat pasca sejumlah kejadian kekerasan dan bullying di lingkungan sekolah dan pondok pesantren (Ponpes).
Bahkan pihaknya sudah mengumpulkan seluruh kepala sekolah dan pengasuh Ponpes se-Kabupaten Malang.
"Sudah saya kumpulkan semua Ponpes-Ponpes dan pengasuh sebanyak 600, kita lakukan untuk mengawasi, jangan sampai terjadi kekerasan lagi," kata Bupati Malang Sanusi saat ditemui di acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Madrasah Diniyah di Ponpes An-Nur 2, Malang, pada Kamis siang (22/12/2022).
Pengawasan yang dimaksudkan Sanusi yakni dengan memperketat setiap pergerakan anak didik dan santri di lingkungan sekolah maupun ponpes.
Hal ini demi mencegah kasus-kasus serupa baik bullying, kekerasan, dan pelecehan seksual di sekolah muncul.
"Pengawasan dari pondok untuk diperketat, semuanya diperketat. Kalau pondok ini kewenangannya Kemenag jadi kemenag saya minta suruh ngawasin," tegasnya.
Sebagai informasi, beberapa hari ini sejumlah kasus kekerasan dan bullying di sekolah di Kabupaten Malang bermunculan.
Setelah pada November lalu seorang anak sekolah dasar di Kepanjen di-bully hingga mengalami luka pembengkakan dan pendarahan di otaknya, kini beberapa kasus lainnya muncul.
Terbaru seorang santri Ponpes An-Nur 1 mendapat perlakuan kekerasan dari kakak tingkat sesama santri. MF (16), korban dituduh mencuri uang oleh teman-temannya, tuduhan itu pun berujung pukulan-pukulan yang diterima MF.
Pada peristiwa pengeroyokan santri Ponpes An-Nur 1 ini sendiri polisi telah menetapkan dua orang tersangka, yang semuanya santri Ponpes An-Nur 1 juga.
Satu tersangka disebut masih berstatus anak di bawah umur, dan satu lagi berstatus telah dewasa.
Hal serupa juga terjadi di SMP Negeri 1 Pagelaran, yang menimpa bocah berinisial TG (14). Siswa kelas VIII SMP ini dibanting dan diinjak oleh teman-temannya.
Akibatnya, dia mengalami luka di bagian kemaluan dan lebam di kedua paha akibat diinjak.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik