BANJARNEGARA - Kelompok pencinta alam 'Sakapala' dan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 1 Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, memberikan pendampingan terhadap anak-anak terdampak tanah bergerak dan longsor di Desa Suwidak, Kecamatan Wanayasa.
"Selain terdampak tanah bergerak, di Desa Suwidak, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, pada akhir Oktober 2022 terjadi tanah longsor memutus jalan desa setempat," kata Ketua Panitia Kegiatan Mitigasi Bencana dan Trauma Healing SMAN 1 Karangkobar Rinda Ayu Diningrum, dikutip dari Antara, Senin (12/12/2022).
Menurutnya, tanah longsor tersebut telah memutus satu-satunya akses menuju SDN 1 Suwidak, sehingga anak-anak yang hendak berangkat sekolah harus berjalan kaki melintasi bekas longsoran yang cukup panjang.
Bahakan, tanah bergerak yang masih terus berlanjut telah berdampak terhadap keretakan pada dinding sejumlah ruang kelas di SDN 1 Suwidak.
Terkait hal itu, dia mengatakan Sakapala dan OSIS SMAN 1 Karangkobar menggelar kegiatan Mitigasi Bencana dan Trauma Healing bagi siswa di SDN 1 Suwidak pada hari Sabtu (10/12).
"Tujuan dari kegiatan yang kami gelar adalah menanamkan sadar bencana sejak dini kepada anak-anak SDN 1 Suwidak khususnya dalam hal pengurangan risiko bencana," jelasnya.