4. Ulap Doyo
Ulap doyo merupakan kearifan lokal yang berasal dari Pulau Kalimantan. Ulap doyo merupakan jenis tenun ikat yang terbuat dari bahan baku serat daun doyo.
Daun doyo merupakan tanaman sejenis daun pandang, namun daun doyo mempunyai serat yang kuat.
Biasanya, motif yang sering ditemukan pada kain tenun Ulap Doyo bergambar flora dan fauna yang berada di sekitar Sungai Mahakam.
Artinya, kita sebagai manusia harus selalu menjaga alam tanpa merusaknya.
5. Lompat Batu atau Fahombo
Fahombo merupakan tradisi yang berasal dari Pulau Nias, Sumatra Utara. Tradisi yang sudah berlangsung lama ini diperuntukkan bagi laki-laki saja.
Laki-laki di pulau Nias harus melompati tumpukan batu setinggi 2 meter dan selebar 40 cm.
Dulunya, tradisi ini merupakan bentuk syarat yang harus dipenuhi oleh seorang laki-laki jika ia ingin ikut berperang melawan musuh.
Pasalnya, dahulu Pulau Nias seringkali mengadakan perang antar wilayah sehingga setiap suku harus membangun pembatas tinggi.
Meskipun kini peperangan sudah tidak adan, namun tradisi lompat batu ini tetap dilaksanakan.
(Natalia Bulan)