Share

Kegiatan Zahid Ibrahim di Pagi Hari Ini Bisa Jadi Motivasi untuk Memulai Aktivitas dengan Produktif!

Natalia Bulan, Okezone · Kamis 08 Desember 2022 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 08 65 2722962 kegiatan-zahid-ibrahim-di-pagi-hari-ini-bisa-jadi-motivasi-untuk-memulai-aktivitas-dengan-produktif-LOffpnLW3x.jpeg Content creator Zahid Azmi Ibrahim/Istimewa

JAKARTA - Zahid Azmi Ibrahim yang sebelumnya menjalani pendidikan perguruan tinggi di Institut Teknologi Bandung memutuskan untuk mengundurkan diri dan memilih untuk pindah universitas.

Zahid sempat menjalani gap year selama 8 bulan sampai akhirnya menerima beasiswa di sebuah universitas di Jepang yaitu Ritsumeikan Asia Pacific University (APU).

Sebagai konten kreator edukasi, Zahid kerap membagikan ilmu bermanfaat bagi penonton, di antaranya tips belajar bahasa asing, tips berbicara di depan umum, dan cara agar lebih produktif.

Banyak peminat, kini Zahid memiliki lebih dari 349.000 subscribers di YouTube Channel miliknya.

Melalui video yang diunggah kali ini, Zahid membagikan vlog kegiatan produktifnya di pagi hari sebelum memulai aktivitas kesehariannya.

Menurut Zahid, dirinya adalah seorang ‘morning person’, atau orang yang terbiasa memulai aktivitas pada pagi hari.

Follow Berita Okezone di Google News

“Aku merasa bahwa diriku ini adalah morning person, jadi aku paling melek dan paling semangat untuk melakukan hal-hal itu di pagi hari. Karena itu aku biasanya ngejadwalin hal-hal yang sulit dikerjakan untuk pagi itu,” ujarnya.

Zahid mulai bangun dari tidur pukul 6 pagi. Karena waktu subuh di Jepang baru dimulai sejak pukul 6, maka dari itu Zahid langsung melakukan ibadah shalat subuh, yang dilanjutkan dengan memanggang roti untuk sarapan.

Selagi roti dipanggang, Zahid menyempatkan diri untuk membaca buku sambil ditemani dengan secangkir kopi hangat.

Zahid mengaku bahwa saat ini ia menerapkan aturan bahwa di jam pertama di pagi harinya, ia tidak akan menggenggam ponselnya.

“Yang aku temukan pada diriku kalo misalnya aku buka hp di pagi hari adalah, aku buka twitter atau instagram, atau apapun itu, kemudian aku browsing, dan kemudian melayanglah 30 menit berharga di hariku,” jelas Zahid.

Zahid kemudian menambahkan bahwa saat kita terdistraksi, dibutuhkan waktu 23 menit 15 detik untuk kembali fokus.

Sehingga menurut riset, apabila kita hanya melihat ponsel selama satu menit, maka harga sesungguhnya yang dibayar adalah 1 menit ditambah dengan 23 menit 15 detik tadi.

Saat roti selesai dipanggang, Zahid kembali ke kamar untuk melakukan tugas-tugas part time job-nya.

Ia mengatakan bahwa dirinya tidak mendapatkan beasiswa penuh di kampus, sehingga untuk memenuhi biaya ekstra yang dibutuhkan, Zahid harus melakukan part time job sebagaimana yang dilakukan oleh mahasiswa lainnya.

Aktivitas Zahid di pagi hari dilanjutkan dengan belajar huruf kanji, berolahraga dari dalam rumah, memasak lauk, kemudian bersiap-siap untuk berangkat ke kampus dan menyelesaikan sisa harinya.

Buat yang penasaran dengan rutinitas pagi Zahid di Jepang, langsung aja cek videonya hanya di YouTube Channel ZahidAzmi Ibrahim, ya!

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini