Share

Pencemaran Udara: Pengertian, Penyebab dan Dampaknya

Rifqa Nisyardhana, Okezone · Jum'at 02 Desember 2022 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 02 624 2719419 pencemaran-udara-pengertian-penyebab-dan-dampaknya-wkvQbfZ6TG.jpg Ilustrasi/Unsplash

JAKARTA - Pencemaran udara merupakan pelepasan polutan ke udara yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

Pencemaran ini dapat disebabkan oleh sumber-sumber alami atau kegiatan manusia.

Mengutip dari laman resmi World Health Organization (WHO), hampir semua populasi global (99%) menghirup udara yang melebihi batas pedoman WHO dan mengandung polutan tingkat tinggi.

Kabut asap yang menyelimuti kota hingga asap dalam rumah menjadi ancaman besar bagi kesehatan dan iklim.

 BACA JUGA:Polusi Udara Bikin Kondisi Paru-paru Memburuk? Ini 6 Tips Detoksnya!

Efek gabungan dari polusi udara di luar ruangan dan polusi udara rumah tangga dikaitkan dengan 7 juta kematian dini setiap tahunnya.

Penyebab Pencemaran Udara

Kualitas udara memiliki keterkaitan dengan iklim bumi dan ekosistem secara global.

Follow Berita Okezone di Google News

Berikut penyebab terjadinya polusi udara.

1. Pembakaran bahan bakar fosil.

2. Emisi yang dikeluarkan dari kendaraan, seperti mobil, truk, dan bus.

3. Asap dari bahan kimia yang dilepas dari pabrik dan industri.

4. Penggunaan insektisida, pestisida, dan pupuk dalam kegiatan pertanian.

5. Menumpuknya sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

6. Penggunaan peralatan besar dalam kegiatan penambangan menyebabkan banyak debu dan polusi udara.

7. Polusi udara dalam rumah, seperti produk pembersih rumah tangga dan cat dari peralatan melukis.

8. Peristiwa alam, seperti gunung berapim kebakaran hutan, dan badai debu.

Dampak Pencemaran Udara

Polusi udara sangat berdampak pada kehidupan makhluk hidup, entah dari kesehatannya maupun keadaan lingkungannya.

Berikut dampak dari pencemaran udara.

1. Menurunan kualitas udara

2. Mengakibatkan penyakit jantung, kanker, stroke, kanker paru-paru, dan pernapasan kronis.

3. Meningkatkan suhu bumi sehingga terjadi pemanasan global.

4. Merusak komposisi tanah.

5. Membunuh pohon muda dan tanaman lainnya.

6. Dapat menciptakan hujan asam ketika sulfur dioksida dan nitrogen oksida bercampur dengan air serta oksigen di atmosfer.

7. Menurunkan kualitas air di sungai dan danau.

8. Menyebabkan bangunan dan monumen jadi rusak.

9. Membuat hewan terpaksa melakukan imigrasi dan menyebabkan kepunahan spesies dalam jumlah besar.

10. Menyebabkan eutrofikasi yang membuat polutan berkembang di permukaan laut dan berdampak pada makhluk hidup di air.

11. Penipisan lapisan ozon.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini