Share

5 Lagu Daerah Asal Yogyakarta Lengkap dengan Lirik dan Maknanya

Insan Kamil Rizqilillah, Okezone · Selasa 29 November 2022 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 624 2716846 5-lagu-daerah-asal-yogyakarta-lengkap-dengan-lirik-dan-maknanya-gNwlCad6Me.jpg Ilustrasi/Unsplash

JAKARTA - Adanya pemerintahan Keraton Yogyakarta membuat banyak adat dan budaya terus terjaga dan dapat tumbuh dengan sangat baik di Yogyakarta. Salah satu bentuk kebudayaan dari Yogyakarta yang terus terjaga adalah lagu daerah.

Lagu daerah memiliki jenis lagu yang mempunyai ciri khas berbeda antar daerah satu, dengan daerah lainnya.

Berikut 5 Lagu Daerah Asal Yogyakarta

Caping Gunung

Lirik:

Dhek jaman berjuang

Njur kelingan anak lanang

Mbiyen tak openi

Ning saiki ana ngendi

Jarena wis menang

Keturutan sing digadhang

Mbiyen ninggal janji

Ning saiki apa lali

Ning gunung tak cadhongi sega jagung

Yen mendhung tak silihi caping gunung

Sokur bisa nyawang

Gunung ndesa dadi reja

Dene ora ilang nggone padha lara lapa

Makna: sebuah lagu bernuansa sedih ini menceritakan tentang kerinduan orang tua kepada anaknya yang sedang merantau dan anak itu tidak ada kabar. Sang ibu berharap agar anaknya bisa segera pulang. Saking kangennya, ibu itu sering melamun dan membuat nasi jagung untuk menyambut saat anaknya pulang.

Follow Berita Okezone di Google News

Te Kate Dipanah

 

Lirik:

e kate dipanah

Dipanah ngisor gelagah

Ana manuk konde-onde

Mbok sirbombok mbok sirkate

Mbok sirbombok mbok sirkate

Makna: lagu ini bercerita tentang nasehat kepada anak-anak supaya bisa memiliki budi pekerti yang baik. Sehingga ketika besar nanti bisa berguna dan bermanfaat bagi lingkungannya. Lagu ini juga biasanya dinyanyikan oleh anak-anak saat mereka bermain bersama.

Kupu Kuwi

 

Lirik:

Kupu kuwi tak cekele (incupe)

Mung abure ngewuhake

Ngalor ngidul

Ngetan bali ngulon

Mrana mrene ing saparan paran

Mencok cegrok mlabur bleber (Sapa bisa ngicupake)

Mentas mencok cegrok

Banjur (nuli) mabur bleber

Makna: sebuah pembelajaran kepada manusia yakni setiap orang mempunyai kemampuan khusus dalam dirinya, tetapi tidak semuanya menyadari. Sedangkan kelebihan itu sebenarnya bisa membawa seseorang menjadi lebih baik.

Sinom


Lirik:

Amenangi jaman edan,

Ewuh aja ing pambudi,

Melu edan ora tahan,

Jen tan melu anglakoni…

Boya kaduman melik kaliren,

Wekasanipun dilalah karsa Allah,

Begjane kang lali,

Luwih begja kang engling lan waspada…

Makna: lagu ini menggambarkan tentang kehidupan manusia yang mulai beranjak ke usia muda. Ketika masa muda harus bisa menjaga diri, menjadi dewasa, semangat dan tetap bijaksana dalam menjalani kehidupan. Sinom itu sendiri berasal dari kata “Sinoman” yang berarti perkumpulan anak muda.

Suwe Ora Jamu

Lirik:

Suwe ora jamu

Jamu godhong telo

Suwe ora ketemu

Temu pisan atine gelo

Suwe ora jamu

Jamu sogo thunteng

Suwe ora ketemu

Temu pisan atine seneng

Suwe ora jamu

Jamu godhong bunder

Suwe ora ketemu

Temu pisan tambah pinter

Makna: Terdapat dua makna dalam lagu ini. Pertama adalah kebahagiaan, karena teman-teman yang jauh dan sudah lama berpisah bisa bisa bertemu kembali. Arti kedua adalah kekecewaan, karena sebagian teman menjadi sombong karena kaya dan pintar.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini