Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Bagian Matahari yang Bisa Dilihat dengan Teleskop

Salma Sita Rosulina , Jurnalis-Senin, 14 November 2022 |08:16 WIB
4 Bagian Matahari yang Bisa Dilihat dengan Teleskop
Ilustrasi/Unsplash
A
A
A

JAKARTA - Matahari merupakan bola gas atau plasma yang terdiri dari 90% lebih hidrogen dan sisanya adalah helium.

Namun, hanya terdapat beberapa bagian saja yang mampu diamati oleh teleskop surya.

Fungsi teleskop surya yaitu untuk mengamati korona, atmosfer luar Matahari yang panas nya lebih dari jutaan derajat dibandingkan dengan permukaan Matahari.

Teleskop surya juga memiliki peran untuk mempelajari rekoneksi magnetik, atau kondisi saat medan magnet Matahari menciptakan pancaran gas yang super panas.

Lantas bagian Matahari mana yang dapat dilihat oleh Teleskop? Simak uraian berikut ini!

1. Suar Surya

Suar surya merupakan ledakan atau semburan yang terjadi di atmosfer Matahari yang mampu melepaskan sejumlah besar energi.

Meskipun jumlah energi nya kecil, namun suar surya dapat menyebabkan gangguan pada alat komunikasi seluler, televisi dan radio di Bumi.

Astronom Tony Phillips dari Space Weather menyebutkan, akibat dari ledakan suar matahari dapat menyebabkan pemadaman radio gelombang pendek di atas lautan Atlantik Selatan.

2. Bintik Matahari

Bintik matahari merupakan cekungan yang berada di permukaan matahari yang terlihat lebih gelap dibandingkan keseluruhan Matahari itu sendiri.

Warna gelap tersebut bisa terjadi karena memiliki suhu yang lebih rendah dibanding dengan suhu disekitarnya.

Bintik matahari memiliki medan magnet yang kuat yang diciptakan oleh aliran muatan listrik dari plasma matahari.

Bintik matahari memang terlihat kecil ketika dilihat dari teleskop surya, namun ternyata ukuran bintik matahari yang bernama AR3038 memiliki diameter 31.900 kilometer.

3. Angin Matahari

Angin matahari merupakan aliran plasma (partikel bermuatan) yang keluar dari Matahari. Angin matahari tersusun oleh komponen utama elektron berenergi tinggi dan proton.

Kecepatan angin matahari akan semakin tinggi saat berada di atas lubang korona, mencapai 800 km/detik dengan temperatur 800.000 derajat celcius.

4. Prominensa Matahari

Prominensa Matahari adalah bagian matahari yang menyerupai lidah api di permukaannya, dimulai dari lapisan fotosfer sampai korona.

Sebagai bola gas raksasa, Matahari mempunyai medan magnet yang tidak merata pada setiap bagiannya.

Akibat dari adanya rotasi dan medan magnet Matahari, maka akan terbentuk bintik matahari. Lalu, ketika bintik matahari terbentuk, maka akan terjadi tabrakan plasma yang membentuk prominensa.

(Natalia Bulan)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement