7. Mempunyai Otot Rahang yang Lemah
Kenyataannya, walau kekuatan gigitannya tak terbendung, buaya justru mempunyai otot pembuka rahang yang terbilang lemah.
Maka dari itu, mengapa manusia dapat menutup mulut buaya dengan gampang, hanya dengan mengikatnya memakai tali, atau hanya menahannya dengan kedua tangan.
Tetapi, tentu hal tersebut hanya dapat dilakukan oleh orang profesional, jadi jangan asal mencoba.
8. Dapat Mengeluarkan Beragam Jenis Suara
Dapatkah buaya dan kerabatnya mengeluarkan suara? Ya, tentu bisa, salah satunya ialah seperti suara dalam video di atas yang bernama bellowing dalam bahasa Inggris.
Selain dari itu, aligator dan buaya dapat mengeluarkan suara desisan, geraman dan dengusan. Sementara itu, bayi buaya dari banyak jenis dapat mengeluarkan suara layaknya suara bebek.
9. Bayi Buaya Mempunyai Tingkat Kematian yang Tinggi
Buaya dewasa merupakan predator ganas dan tidak banyak hewan yang berani dengan buaya.
Tetapi ketika masih bayi, buaya menjadi banyak incaran hewan, mulai dari burung, kadal, ikan dan maupun sesama buaya.
Maka dari itu, terhitung hanya ada 1 persen bayi buaya yang dapat hidup dan tumbuh sampai dewasa.
10. Menjadi Reptil Paling Sosial
Beragam jenis suara yang dikeluarkan buaya untuk saling berinteraksi. Benar, buaya ternyata merupakan jenis reptil yang paling sosial.
Walau tak hidup secara berkelompok, mereka kerap berkumpul berbarengan di tepi sungai untuk berjemur.
Apalagi, kutipan Sci-News mengatakan bahwa buaya kerap bekerja sama sebagai tim untuk mendapatkan mangsa.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik